Rumus Dasar Watt-Jam
Rumus standar untuk menghitung watt-jam adalah:
Watt-jam (Wh) = Tegangan (V) × Kapasitas (Ah)
Di mana:
V = Tegangan nominal baterai
Ah = Kapasitas baterai dalam ampere-jam
Jika kapasitas tercantum dalam miliampere-jam (mAh), maka harus diubah terlebih dahulu ke ampere-jam.
Ah = mAh 1000
Kemudian terapkan rumusnya.
Contoh Perhitungan
Misalkan baterai lithium memiliki:
Tegangan: 3,7V
Kapasitas: 2000mAh
Langkah 1: Konversi kapasitas
2000mAh 1000 = 2Ah
Langkah 2: Hitung watt-jam
Apa = 3,7 × 2
Apa = 7,4 Jam
Artinya baterai menyimpan energi 7,4 watt-jam.
Tabel Referensi Cepat
| Voltase | Kapasitas | Energi |
|---|---|---|
| 3V | 1500mAh | 4,5 Jam |
| 3,7V | 2000mAh | 7.4 Apa |
| 3,7V | 5000mAh | 18.5 Ap |
| abad ke-12 | 10 Ah | 120 jam |
Mengapa Watt-Jam Penting
Peringkat watt-jam penting karena beberapa alasan:
Estimasi waktu proses perangkat
Nilai watt-jam yang lebih tinggi biasanya berarti waktu pengoperasian peralatan elektronik lebih lama.
Perbandingan baterai
Watt-jam memungkinkan perbandingan akurat antara baterai dengan voltase berbeda.
Peraturan pengiriman
Aturan transportasi baterai litium sering kali menggunakan watt-jam untuk menentukan batasan pengiriman. Misalnya, banyak peraturan transportasi udara menerapkan kontrol yang lebih ketat terhadap baterai di atas ambang batas Wh tertentu.
Akurasi Manufaktur Dan Stabilitas Kapasitas
Keakuratan peringkat watt-jam bergantung pada kualitas produksi dan prosedur pengujian. Produsen yang andal mengontrol dengan cermat bahan elektroda, presisi perakitan, dan pengujian kelistrikan untuk memastikan kapasitas terukur sesuai dengan kinerja sebenarnya.
Jiangmen Hongli Energy Co., Ltd. berfokus pada pembuatan baterai litium primer dan mengoperasikan jalur produksi otomatis yang dirancang untuk menjaga kestabilan kapasitas baterai. Perusahaan memproduksi beberapa model baterai lithium 3V termasuk baterai CR123A, CR2, CR14250, CR14505, CR17450, dan CR17500 yang digunakan dalam sistem pemantauan, perangkat medis, dan instrumen elektronik.
Setiap baterai menjalani pemeriksaan dan pengujian kelistrikan untuk memverifikasi kapasitas dan stabilitas voltase sebelum pengiriman.
Kesimpulan
Untuk menghitung watt-jam baterai lithium, kalikan tegangan baterai dengan kapasitasnya dalam ampere-jam. Jika kapasitas diberikan dalam miliampere-jam, ubah dulu menjadi ampere-jam.
Perhitungan ini memberikan ukuran yang jelas mengenai total energi yang tersimpan dalam baterai dan membantu menentukan waktu kerja perangkat, membandingkan kinerja baterai, dan memastikan kepatuhan terhadap peraturan transportasi.
