Kebakaran baterai litium dapat meningkat dengan cepat, menghasilkan asap beracun, dan menyala kembali bahkan setelah api tampak padam. Tujuan teraman biasanya adalah keselamatan jiwa terlebih dahulu, kemudian pendinginan dan pengendalian jika aman untuk dilakukan.
Yang Harus Segera Dilakukan
Keluarkan orang dan ciptakan jarak
Asap dari kegagalan baterai litium dapat menyebabkan iritasi dan berbahaya. Pindahkan semua orang dan berikan ventilasi jika Anda dapat melakukannya dengan aman.Hubungi layanan darurat jika ada api, asap tebal, atau panas yang menyebar
Jika Anda melihat nyala api terus-menerus, asap tebal, suara letupan, atau api membesar, tangani ini sebagai keadaan darurat dan hubungi bantuan profesional.Jika kebakarannya kecil dan Anda dapat bertindak dengan aman, jatuhkan api yang terlihat
Panduan keselamatan penerbangan mencatat bahwa alat pemadam Halon (atau penggantinya) atau alat pemadam air dapat digunakan untuk menghentikan penyebaran api.
Langkah Kunci yang Dirindukan Kebanyakan Orang: Mendinginkan Secara Agresif
Bahkan setelah api padam, baterai dapat tetap memanas di bagian dalam (pelarian termal) dan menyala kembali. Berbagai referensi keselamatan menekankan pendinginan dengan air atau cairan non-alkohol lainnya sebagai langkah tindak lanjut yang penting.
Gunakan air dalam jumlah banyak untuk mendinginkan area baterai/perangkat jika Anda dapat melakukannya tanpa membahayakan diri Anda sendiri. Pendinginan membantu menghentikan penyebaran ke sel dan bahan yang berdekatan.
Harapkan risiko penyalaan kembali. Lanjutkan pendinginan dan terus pantau dari jarak yang aman.
Jika Anda Tidak Memiliki Alat Pemadam
Air masih dapat membantu mendinginkan dan menekan penyebaran kebakaran umum pada perangkat litium-ion, dan sangat direkomendasikan untuk pemadaman kebakaran dan pendinginan dalam konteks ini.
Jika perangkat sudah terpasang dan Anda dapat mencabutnya tanpa bahaya, lakukanlah. Jangan buang waktu jika ada api—prioritaskan evakuasi.
Apa yang Tidak Boleh Dilakukan
Jangan menghirup asapnya dan jangan memegang perangkat dengan tangan kosong.
Jangan pindahkan baterai yang terbakar atau mengeluarkan udara dengan keras kecuali Anda dapat melakukannya dengan aman—kebakaran baterai secara tiba-tiba sering terjadi.
Jangan berasumsi bahwa api “padam” hanya karena apinya berhenti; pendinginan dan pemantauan penting karena penyalaan kembali dapat terjadi.
Jika Ini Adalah Baterai Yang Lebih Besar Atau Baterai Industri
Untuk sepeda elektronik, skuter, baterai besar, atau ruang baterai, tindakan paling aman biasanya adalah:
Evakuasi
Panggil responden
Isolasi bahan mudah terbakar
Karena peristiwa ini dapat semakin intensif dan memerlukan taktik khusus serta volume pendinginan yang besar. Panduan bagi para responden umumnya mengacu pada air untuk mendinginkan dan mengendalikan penyebaran.
Daftar Periksa Pencegahan yang Mengurangi Risiko Kebakaran
Hentikan penggunaan baterai yang menunjukkan bau, bengkak, bocor, panas yang tidak biasa, atau perubahan bentuk.
Jauhkan pengisian daya dari bahan yang mudah terbakar dan hindari pengisian daya tanpa pengawasan di lokasi berisiko.
Simpan suku cadang untuk mencegah korsleting.
