Dengan meluasnya penggunaan baterai litium pada skuter listrik, perkakas listrik, laptop, dan sistem cadangan, keselamatan di ruang tertutup telah menjadi perhatian penting.
Berita mengenai kebakaran elevator yang disebabkan oleh kerusakan baterai telah menimbulkan kekhawatiran masyarakat — namun apakah membawa baterai litium di dalam elevator benar-benar menyebabkan kebakaran?
Mari kita periksa fakta, risiko, dan tindakan pencegahan untuk memastikan penanganan yang aman.
1. Memahami Risiko Kebakaran Baterai Lithium
Baterai litium umumnya aman bila dirancang, disimpan, dan diangkut dengan benar.
Namun, alat ini dapat menimbulkan bahaya kebakaran jika rusak, diisi daya berlebihan, atau arus pendek.
Bahaya utama timbul dari pelarian termal – peningkatan suhu yang cepat di dalam sel karena kegagalan internal, yang dapat menyebabkan asap, nyala api, atau ledakan.
Pemicu utama pelarian termal meliputi:
Cacat produksi atau sel berkualitas buruk
Dampak eksternal, penghancuran, atau tusukan
Paparan panas atau sinar matahari di atas 60 °C
Pengisi daya yang berlebihan atau tidak kompatibel
Hubungan pendek internal atau separator rusak
Ketika kegagalan tersebut terjadi di ruang tertutup seperti lift, asap dan panas tidak dapat hilang, sehingga tampak jauh lebih berbahaya.
2. Bisakah Baterai Terbakar Hanya dengan Membawanya?
Dalam keadaan normal, hanya membawa baterai litium di dalam lift tidak akan menyebabkan kebakaran.
Baterainya sendiri tidak stabil kecuali:
Secara fisik sudah rusak atau bengkak
Kebocoran elektrolit atau mengeluarkan bau
Ini secara aktif mengisi atau mengosongkan daya selama transportasi (seperti pada sepeda listrik atau skuter yang terhubung ke listrik)
Baterai lithium yang sehat dan diproduksi dengan benar, dimatikan atau dicabut, kemungkinan besar tidak akan menyala secara spontan hanya dengan dibawa.
Namun, insiden dapat terjadi ketika baterai yang rusak atau palsu menjadi terlalu panas secara tidak terduga selama pengangkutan — sering kali disebabkan oleh desain yang buruk, bahan di bawah standar, atau kurangnya Sistem Manajemen Baterai (BMS) yang bersertifikat.
3. Mengapa Elevator Memperkuat Risiko
Meskipun membawa baterai tidak menimbulkan kebakaran, lingkungan elevator dapat membuat potensi insiden menjadi lebih berbahaya:
Ini adalah ruang terbatas dengan ventilasi terbatas.
Asap dan gas beracun dapat terakumulasi dengan cepat.
Panas dan tekanan dapat meningkat jika api menyebar ke benda-benda di sekitarnya.
Evakuasi dan pemadaman kebakaran lebih sulit.
Inilah sebabnya banyak bangunan melarang membawa e-skuter atau baterai di dalam elevator — bukan karena pergerakan dapat menyebabkan kebakaran, namun karena konsekuensi penyalaan yang lebih parah di dalam ruangan.
4. Praktik Aman untuk Membawa Baterai Lithium di Lift
Untuk meminimalkan risiko:
Periksa sebelum pengangkutan – Hindari membawa baterai yang menggembung, penyok, atau bocor.
Jangan membawanya saat mengisi daya atau segera setelah digunakan – Biarkan kemasan mendingin selama 10–15 menit.
Gunakan baterai bersertifikat – Carilah sertifikasi UL, CE, atau IEC dan BMS terintegrasi.
Jaga agar terminal tetap terlindungi – Gunakan tutup atau kemasan isolasi untuk mencegah korsleting.
Hindari benturan fisik – Jangan menjatuhkan atau memencet baterai selama pengangkutan.
Transportasi secara terpisah – Untuk paket baterai yang lebih besar, gunakan wadah atau tas pelindung yang diperuntukkan bagi pengangkutan litium.
Jangan pernah menumpuk beberapa baterai secara bersamaan tanpa isolasi yang tepat.
Mengikuti tindakan pencegahan ini hampir menghilangkan kemungkinan terjadinya insiden.
5. Apa yang Harus Dilakukan Jika Baterai Berasap atau Menyala di Lift
Tetap tenang dan tekan tombol “buka” untuk keluar di lantai terdekat.
Jika memungkinkan, putuskan aliran listrik (untuk skuter atau peralatan).
Jangan coba-coba menyentuh atau memindahkan baterai yang terbakar.
Setelah aman, hubungi layanan darurat dan beri tahu manajemen gedung.
Jika Anda harus memadamkan api kecil, gunakan pasir kering atau alat pemadam api yang diperuntukkan bagi kebakaran Kelas D.
Evakuasi cepat selalu menjadi prioritas — jangan mencoba menahan asap di dalam lift.
6. Pemikiran Akhir
Membawa baterai litium di dalam lift tidak akan menyebabkan kebakaran dengan sendirinya.
Risikonya berasal dari baterai yang rusak, rusak, atau terlalu panas serta lingkungan terbatas yang dapat memperbesar insiden.
Dengan memilih produk bersertifikat, memeriksa sebelum digunakan, dan menghindari pengisian daya atau benturan fisik selama pengangkutan, pengguna dapat memastikan keamanan sepenuhnya.
Untuk baterai litium primer 3 V berkualitas tinggi yang dirancang untuk kinerja stabil dan kepatuhan keselamatan global, kunjungi Hongli Energy — produsen tepercaya yang berkomitmen terhadap solusi daya litium yang aman dan andal untuk aplikasi industri dan konsumen.
